Home » , » Air Terjun Tumpak Sewu, Air Terjun Niagara Jawa Timur

Air Terjun Tumpak Sewu, Air Terjun Niagara Jawa Timur

Ayo dolen rek - Air Terjun Tumpak Sewu adalah objek wisata alam yang terkenal dengan julukan sebagai Niagara-nya Jawa Timur. Tumpak Sewu yang berada di perbatasan antara Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang ini sedang viral dimana mereka yang telah mengunjunginya, mengunggah foto atau video ke media sosial.


foto dan video tersebut terlihat indah, menarik dan menantang. Sehingga keindahan air terjun dan medan yang menantang, membuat para travelers dan pecinta petualangan tergoda untuk datang mengunjungi Niagara Jawa Timur ini. 


Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang, Jawa Timur

Masyarakat menyebut air terjun ini dengan berbagai nama seperti Grojogan Sewu, Coban Grojogan Sewu, Coban Tumpak Sewu, atau Coban Sewu. “Sewu” dalam bahasa Jawa berarti seribu. Hal ini terkait dengan banyaknya sumber yang mengalirkan airnya sehingga terlihat seperti seribu mata air.


Lebar aliran air terjun dan lokasinya yang berada di perbatasan dua wilayah, mengingatkan kita akan air terjun popular di dunia yaitu Niagara Waterfall. Meskipun, tidak mirip. Namun, cukup pantas jika air terjun Tumpak Sewu ini disebut sebagai Niagara Jawa Timur.


Lokasi Air Terjun Tumpak Sewu


Secara administratif, Tumpak Sewu masuk dalam wilayahkabupaten Lumajang. Namun, akses menuju tempat ini, lebih mudah ditempuh lewat kota Malang. Jika menggunakan kendaraan pribadi, air terjun Tumpak Sewu dapat dicapai dalam waktu sekitar 2 jam dengan jarak sekitar 66 km.


Rute perjalanan dari kota Malang akan melewati Kecamatan Bululawang, Dampit, Tirtomoyo, hingga tiba di Kecamatan Ampelgading. Nah, sesampainya di Kecamatan Ampelgading, kita tinggal menyeberang ke Lumajang. Dari  gapura perbatasan dua wilaya, terdapat petunjuk arah menuju ke Pos Panorama.


Panorama Air Terjun Tumpak Sewu, Foto Adit


Dari pos Panorama ini, kita dapat menikmati keindahan Niagara Jawa Timur ini. Selain pos Panorama Lumajang, kita juga dapat melihatnya dari pos Panorama di Dusun Jagalan, Desa Sidorenggo, Kecamatan Ampelgading.


Jam Buka dan Tarif Masuk Coban Tumpak Sewu

  • Jam Buka: 08.00 – 17.00 WIB
  • Tiket Masuk: Rp 10.000,-
  • Parkir Motor: Rp 5.000,-
  • Parkir Mobil: Rp 10.000,-


Air Terjun Tumpak Sewu, Surga Bagi Pemburu Keindahan Alam

Bagi pecinta tantangan dan keindahan alam, air terjun Tumpak Sewu adalah tempat yang layak disebut surge dimana air mengalir dan keindahan membentang sepanjang tebing dan sekitarnya. Sehingga sangat disayangkan apabila berkunjung ke Tumpak Sewu, tanpa mengabadikannya. Maka, selfie maupun berfoto rame-rame dengan latar air terjun akan menjadi kenangan indah di Tumpak Sewu.


Air Terjun Tumpak Sewu dari dasarnya


Tempat pertama saat tiba di objek wisata ini adalah pos panorama dimana kita akan disuguhikeindahan pemandangan air terjun Tumpak Sewu dari atas. Pemandangan akan lebih indah jika latar gunung Semeru dapat terlihat, terutama pada saat cuaca sedang cerah.


Air yang jatuh dari deretan mata air, mengalir seolah membentuk satu tirai yang lembut dan tembus pandang, ditambah dengan balutan warna hijau dari rinddangnya pepohonan yang menyelimuti hutan sekitarnya. Sungguh, satu pemandangan yang indah dan menawan.


Air Terjun Tumpak Sewu, akan lebih indah dari dasarnya

Pada umumnya, pengunjung menikmati keindahan air terjun ini dari pos panorama. Namun, bagi para petualang, belum puas jika tidak menikmati indahnya alam Tumpak Sewu, langsung dari dasar air terjun. Meskipun untuk itu, harus bersusah payah terlebih dahulu karena medan yang harus ditempuh cukup sulit.


Air Terjun Tumpak Sewu


Dan, disarankan untuk memakai guide atau pemandu wisata saat turun kebawah air terjun. Karena medannya sangat terjal dan curam serta licin sehingga dibutuhkan fisik yang prima, keberanian dan peralatan yang aman seperti salah satunya  sepatu tracker.


Dari panorama untuk mencapai dasar air terjun harus melewati jalur yang berbentuk seperti huruf S termasuk dua kali kelokan sungai. Sangat berbahaya jika dilakukan pada musim hujan.


Saat turun ke dasar air terjun sebaiknya dilakukan pada saat musim kemarau, karena saat hujan kemungkinan terjadi banjir atau air bah yang mengalir dari sungai Glidih. Traveler harus hatihati saat menuruni tangga karena tingkat kemiringannya cukup tajam dan licin.


Namun, jerih payah kita akan terbayar lunas saat melihat pemandangan air terjun tumpak sewu dari dasarnya. Wow .. Sangat indah dan menawan sehingga kesempatan berada ditempat ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk berfoto dan mengambil gambar pemandangannya.


Goa Tetes Air Terjun Tumpak Sewu

Setelah puas berada di dasar air terjun, satu hal lainnya yang sangat menantang adalah mengunjungi gua tetes dimana lokasinya tidak terlalu jauh dari tempat ini, sekitar 1 kilo perjalanan. Dan, sangat saying untuk dilewatkan, mengingat perjalanan menuju tumpak sewu sudah cukup jauh.


Goa Tetes Air Terjun Tumpak Sewu

Jalan menuju gua tetes ini sangat sulit karena masih berupa jalan tanah dan batu-batu padas yang dialiri air sehingga jika tidak hati-hati akan mudah tergelincir. Jalur ini memang disarankan bagi pengunjung gua tetes sehingga diberikan pengaman meskipun masih sederhana. Selain itu, sangat disarankan agar pengunjung menggunakan jasa pemandu yang telah paham seluk beluk medan.


Sebelumnya, sering terjadi kecelakaan yang menimpa pengunjung karena memilih jalur lain dan tidak menggunakan jasa pemandu jalan.


Akhirnya, setelah susah payah menempuh perjalanan yang menguras tenaga, maka kita akan sampai di Gua Tetes. Gua alami yang terbentuk dari tetesan air terjun. Sangat indah, unik dan menarik.


Video Petualangan di Air Terjun Tumpak Sewu

Untuk lebih mengenal air terjun Tumpak Sewu, saksikan video berikut ini.




Satu kebanggaan bagi kami, dapat mengunjungi dan merasakan lonjakan adrenalin saat menelusuri jejak alam berupa air terjun Tumpak Sewu. Sangat seru dan menantang.


Maka, tunggu apalagi ayo dolen rek...




0 komentar:

Posting Komentar